Situasi / kapan struktur diperlukan

Momen ketika percakapan saja tidak cukup.

Untuk keluarga pemilik usaha di Indonesia dan Asia Tenggara, House 28 menyusun keputusan sebelum peristiwa, pihak, dan penasihat bergerak pada arah yang berbeda.

Tiga pemimpin perusahaan keluarga memeriksa prototipe furnitur di bengkel.
CONTEXT / 03

Konteks operasi / usaha keluarga

01 / Situasi

A

Pendiri menginginkan opsi tanpa kehilangan kendali operasi

Pemicu: Modal pertumbuhan, likuiditas parsial, atau masuknya mitra

Pekerjaan advisori: Pisahkan pertanyaan ekonomi, hak suara, dan pengelolaan sebelum memilih struktur.

B

Generasi berikutnya siap, tetapi perannya masih tersirat

Pemicu: Peralihan kepemimpinan atau partisipasi keluarga yang meluas

Pekerjaan advisori: Petakan mandat, kesiapan, ritme peninjauan, dan peran lanjutan pendiri.

C

Beberapa penasihat memegang bagian jawaban yang berbeda

Pemicu: Koordinasi kepemilikan lintas batas, pajak, hukum, perbankan, atau waris

Pekerjaan advisori: Buat satu catatan keputusan, tetapkan ketergantungan, dan jaga batas peran spesialis.

D

Peristiwa besar membutuhkan urutan, bukan satu jawaban

Pemicu: Persiapan penjualan, kebijakan dividen, relokasi, atau penyelesaian keluarga

Pekerjaan advisori: Bandingkan reversibilitas, waktu, kebutuhan informasi, dan kewenangan keputusan.

Seorang penasihat menyerahkan peta keputusan terlipat kepada pendiri di ruang kerja tenang.
A / ORIENT

Percakapan / orientasi pendiri

Kendali hari ini / mandat berikutnya

Dua generasi. Satu catatan yang dapat ditinjau bersama.

Sumbu keputusan
Kelompok perusahaan keluarga memetakan peran untuk transisi pada matriks kertas.
B / ALIGN

Peran / urutan suksesi

Mulai dari situasi, bukan produk.

Brief awal mengidentifikasi konteks, horizon, pihak yang perlu selaras, serta bahan yang sudah tersedia. Tidak diperlukan data pribadi atau nilai aset.

Susun brief advisori